Edukasi

[Pendidikan][bsummary]

Ekonomi

[Ekonomi][twocolumns]

Hukum

[Hukum][bsummary]

Infomedia

[Infomedia][bigposts]

Keagamaan

[Keagamaan][twocolumns]

Ketua DPRD Kotabaru; Tolong Pisahkan Antara Dana CSR Dengan Konpensasi Tambang

Polemik yang timbul akibat kegaiatan peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur ruas jalan di Desa Tegalrejo Kecamatan Kelumpang Hilir dibahas dan dipertanyakan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP, hearing) di DPRD Kotabaru, Senin (20/09/21).

Kisruh di media sosial terkait asal muasal dana itu menjadi pembicaraan hangat para netizen atau warganet. 

Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos seusai acara hearing mengatakan itu adalah berasal dana konpensasi tambang.

Dalam berita yang dimuat oleh Radar Banjarmasin, yang terbit Jum'at (17/09/21) menyebutkan pembangunan ruas jalan di Desa Tegalrejo itu adalah program Corporate Social Responsibility (CSR) pembangunan ruas jalan sepanjang 6,9 Km dengan anggaran Rp 9 milyar. Dan ini jelas terlihat dari baleho yang terpasang saat peletakan batu pertama pembangunan ruas jalan itu.

Dan para warganet pun mempertanyakan kalau memang ini menggunakan dana CSR apakah sudah tepat karena pihak PT STC sendiri melakukan aktivitas pertambangan di Kecamatan Pulau Laut Tengah yang menjadi Ring 1 daerah terdampak.

Pernyataan Ketua DPRD Kotabaru kepada para awak media ini justru berbeda; dana yang dipergunakan adalah dana konpensasi tambang.

Sembari menjelaskan dana CSR adalah yang wajib dikeluarkan akibat dari produktivitas pertambangan yang bergerak di daerah itu wajib mengeluarkan 2 persen dari keuntungannya setelah mereka produksi untuk masyarakat khususnya Ring 1 perusahaan. Sedangkan konpensasi adalah dana hibah yang diakibatkan dari komitmen perusahan kepada Pemerintah Daerah atas terbitnya IUP (Ijin Usaha Pertambangan).

"Ini dana konpensasi, tolong dipisahkan pemahamannya antara dana konpensasi dan CSR," kata Syairi Mukhlis. (RNS)




Penulis : Ronal Sitompul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Momentar Anda adalah cerminan otak Anda, maka lebih baik diam daripada sok tahu.

Kesehatan

[Kesehatan][twocolumns]

Lingkungan

[Lingkungan][bsummary]

Pembangunan

[Pembangunan][bigposts]

Pemerintahan

[Pemerintahan][twocolumns]

Parlementaria

[DPRD][bsummary]

Politik

[Politik][bigposts]

Sosial

[Sosial][twocolumns]